Senin, 30 Mei 2016

Cara Mengatur Pola Makan di Bulan Puasa Ramadhan

Cara Mengatur Pola Makan di Bulan Puasa Ramadhan_Kebanyakan orang saat berpuasa akan makan dengan lahap ketika berbuka, seolah apapun yang tersaji di meja akan dimasukkan ke dalam perut semuanya. Alasannya adalah untuk menggantikan energi yang telah terpakai di siang hari. Sedangkan pada saat sahur, ada yang makan hanya sekedarnya, asal kenyang. Jika Anda juga termasuk orang yang menerapkan pola makan seperti itu ketika melaksanakan puasa, apalagi ketika di bulan puasa ramadhan, adalah suatu hal yang tidak mengherankan jika akhirnya Anda akan mengalami gangguan kesehatan.
Sangat disayangkan bukan jika Anda malah sakit di bulan yang sangat dianjurkan untuk memperbanyak ibadah ini, karena pola makan Anda yang keliru. Dan supaya Anda lebih bisa mengatur pola makan, berikut ini ada beberapa cara mengatur pola makan di bulan puasa supaya kesehatan Anda tetap terjaga, yakni seperti di bawah ini.
Cara Mengatur Pola Makan di Bulan Puasa Ramadhan
Tips Mengatur Pola Makan Saat Bulan Puasa Ramadhan

1. Pada Saat Sahur

Terkadang untuk makan sahur membutuhkan pengorbanan yang besar. Bagaimana tidak, saat Anda tengah terlelap tidur kemudian Anda dibangunkan untuk bersahur. Bahkan tak jarang orang yang tak memiliki selera untuk bersahur, selain karena ngantuk juga karena kekenyangan ketika berbuka.

Namun sebaiknya Anda tidak demikian. Sahur memiliki banyak manfaat yang tidak bisa diremehkan untuk menunjang aktivitas Anda di keesokan harinya. Sahur juga tidak boleh menggunakan prinsip asal kenyang, tetapi komposisi nutrisinya sebaiknya juga diperhatikan.

Pilihlah menu makanan seimbang yang terdiri dari karbohidrat, lemak dan protein. Pilih juga makanan yang banyak mengandung serta supaya tidak mudah lapar. Ketika sahur ini pula sebaiknya Anda menghindari menu gorengan karena selain dapat membuat tenggorokan kering, Anda juga akan mudah haus.

Kalau bisa tambahkan buah dalam menu sahur Anda, dan jangan lupa untuk memperbanyak minum air putih sebagai cadangan untuk kebutuhan cairan tubuh Anda. Ikuti juga anjuran untuk mengakhirkan sahur supaya Anda juga tidak merasa lapar lebih cepat.

2. Pada Saat Berbuka
Ketika berpuasa, otomatis lambung Anda akan kosong selama sekitar 14 jam. Jika telah tiba waktu berbuka, lambung yang kosong tersebut jangan Anda kagetkan dengan sesuatu yang dingin seperti air es karena akan menyebabkan Anda rentan untuk terkena sakit maag nantinya.

Sesuai dengan anjuran dari banyak pakar kesehatan, batalkanlah puasa Anda dengan air putih yang tidak dingin atau bisa juga dengan air hangat sebagai pembuka. Baru kemudian makanlah makanan yang manis seperti kurma, pisang atau buah yang sifatnya manis.

Setelah itu sholat maghriblah terlebih dahulu. Baru kemudian Anda menyantap makanan lengkap. Makanan lengkap yang dimaksudkan disini adalah makanan yang memiliki kandungan karbohirat kompleks seperti nasi, jagung dan umbi. Selain karbohidrat kompleks, hendaknya Anda juga melengkapinya dengan nutrisi yang lain.

Hindari makanan yang sifatnya instan. Sebenarnya, tips yang paling penting adalah Anda tidak diperbolehkan untuk berlebihan. Jika memang Anda ingin memuaskan keinginan untuk menyantap makanan ketika berbuka, lakukanlah secara bertahap.

Bertahap maksudnya adalah jangan dilakukan sekaligus dalam satu waktu karena akan menyebabkan Anda kekenyangan dan membuat perut Anda terasa tidak nyaman. Jika setelah sholat tarawih Anda masih ingin ngemil, tidak apa-apa. Tetapi pilihlah makanan kecil yang memang bagus untuk kesehatan. Misalnya buah-buahan.

Demikian artikel ini, semoga dapat membantu Anda untuk mengatur pola makan Anda di bulan puasa sehingga kesehatan Anda dapat tetap terjaga. Semoga bermanfaat.

14 komentar

Namun terkadang prakteknya beda ya Mas...
Makan dulu yang kenyang baru sholat Maghrib...hehe
Salam,

Ya gitu deh mas. Sebaiknya cara sehatnya ya buka dengan buah manis dan segelas air bening dulu. Adapun makannya setelah Sholat.

iya mas betul sekali,karena kalau kita kekenyangan jadi ketinggalan sholat maghrib.
soalnya waktu maghrib adalah waktu paling sempit..

Iya mba, selain itu, sholat tarawihnya juga jadi keberatan perut. he he

Nah ini betul sekali pola makan agar tetap sehat saat berpuasa.

Saya sendiri kadang suka salah dalam pola makan terutama saat berbuka, dan akibatnya kadang jadi lemes karena kebanyakan minum es.

Ya mas, teorinya seperti tersebut, namun kadang dalam prakteknya kurang bisa kontrol. he he

Yang susah tu ngajarin sahur sekaligus menjaga asuapan gizi buat anak-anak mas. Saya kawatir kalau gizi anakku nggak tercukupi. di bangunin pagi-pagi, dikasi susu, buah, biar tetep sehat; apa daya perutnya nggak muat, anaknya juga males. Yo wis, akhire mbokne pasrah he he he

Ya susah juga memang ya mba?, anak saya juga kadang masih ogah-ogahan kalau dibangunin tuk santap sahur.

Bener mba, apa emang pada umumnya ya???..anak-anak jika berbuka puasa tu seringnya kekenyangan,,,namum ketika makan sahur tuh cuma habis sedikit.

Kalau saya pribadi...
Jangan sampai kurang minum air putih,biasanya klo kurang minum badan gampang lemes dan dehidrasi

Iya sama mas,,,,khususnya setelah makan sahur,,saya juga minum air bening cukup

sahur harus dengan makanan yang hangat, biar terasa enak

Iya juga ya mas, kalau makanannya dingin jadi kurang nafsu makannya ya mas?

Saya dulu suka buka puasa dengan makan banyak kang, yang terjadi malah jadi malas tarawih hehehe

Ahaa, waktu kecil ya Kang?, he he,,,umum juga sih,,saya jugu dulu kalau buka puasa,,makannya seakan balas dendam.wkwk

Kesehatan Manusia

Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan

 
Sitemap - Privacy Policy - Contact Us
Back To Top