Selasa, 14 Juni 2016

Apakah Akibatnya Jika Kandung Kemih Terkena Infeksi Ringan?

Apakah Akibatnya Jika Kandung Kemih Terkena Infeksi Ringan?_ Sebelum membahas mengenai akibat dari infeksi pada saluran kemih atau kandung kemih, ada baiknya kita mengetahui lebih dalam mengenai sistem kandung kemih maupun penyebab infeksi kandung kemih terlebih dahulu. Saluran kemih terdiri atas ginjal, ureter serta kandung kemih dan uretra. Pada saluran kemih inilah air kencing di produksi dan akhirnya dibuang. Namun sayangnya,  pada beberapa keadaan tertentu, kandung kemih juga bisa mengalami gangguan infeksi.
Penyebab dan Akibat  Seseorang Mengalami Infeksi Kandung Kemih

Penyebab infeksi saluran kemih
Ada beberapa penyebab infeksi saluran kemih yang cukup umum terjadi seperti yang ada di bawah ini.
   
1. Pembengkakan kelenjar prostat
Bagi penderita pria, terjadinya infeksi saluran kemih bisa disebabkan oleh adanya pembengkakan pada kelenjar prostat. Pembengkakan ini membuat urin tertampung di kandung kemih lebih lama sehingga bakteri bisa berkembang biak dengan mudah.

2. Cacat lahir
Beberapa dari mereka yang memiliki kelainan pada struktur saluran kemihnya, membuat saluran kemih tidak dapat berfungsi dengan baik. Hal ini juga berakibat pada peningkatan terjadinya infeksi kandung kemih .

3. Wanita mengandung
Ada begitu banyak pantangan yang harus dijalankan bagi wanita hamil. Melanggar pantangan, bukan hanya menyebabkan kesehatan ibu buruk melainkan anak juga ikut terkena imbasnya. Ketika ibu mengalami keguguran akibat melanggar pantangan, maka saluran kemih juga bisa terkena imbasnya seperti terinfeksi.

4. Wanita menopause
Bagi wanita yang telah menopause, mereka memiliki kadar estrogen yang lebih sedikit dibandingkan dengan mereka yang belum memasuki masa menopause. Produksi estrogen yang berkurang, membuat perubahan pada saluran kemih dan membuatnya menjadi lebih rentan terkena infeksi.

5. Alat kontrasepsi
Penggunaan alat kontrasepsi jenis diafragma, dapat menekan saluran kandung kemih dan membuat kinerja pengosongan urin menjadi terganggu.

Selain alat kontrasepsi jenis diafragma, maka penggunaan kondom berlapis spermisida juga bisa menyebabkan terjadinya iritasi di bagian vagina sehingga bakteri bisa dengan mudah masuk dan berkembang biak di dalam kandung kemih.

6. Orang dengan ketidakmampuan BAB yang teratur
Mereka yang tidak mampu melakukan BAB secara teratur, memiliki tingkat kerentanan terhadap gejala penyakit infeksi kandung kemih cukup tinggi. Hal ini dapat terjadi ketika bakteri dari tinja masuk ke saluran kemih dan menganggu kesehatannya.

Akibatnya Bila Kandung Kemih Terinfeksi
Tangani dengan cepat jika kamu menemukan gejala yang tidak normal terutama yang berkaitan dengan sistem saluran kemih. Karena jika tidak, maka infeksi kandung kemih bisa menimbulkan komplikasi yang serius. Infeksi saluran kemih yang serius bisa menimbulkan gangguan pada ginjal dan infeksi darah.

Berdasarkan pada sistem saluran kemih, infeksi kandung kemih terbagi menjadi 2 bagian yaitu bagian bawah dan bagian atas. Dampak terkena infeksi kandung kemih bagian bawah antara lain adalah yang sebagai berikut:
  • Buang air kecil berlebihan
  • Rasa nyeri atau perih saat buang air kecil
  • Rasa tertekan pada bagian panggul
  • Rasa tidak nyaman di bagian perut bagian bawah
  • Rasa nyeri di bagian punggung
  • Bau urin yang menyengat
  • Warna urin yang tidak biasa dan cenderung keruh atau bahkan bercampur dengan darah
Beda dengan infeksi kandung kemih bagian bawah, infeksi kandung kemih bagian atas, umumnya mengakibatkan gejala-gejala yang berikut ini:
  • Menderita diare
  • Rasa mual dan muntah
  • Rasa nyeri pada bagian pinggang, selangkangan dan punggung
Demikian tentang Penyebab dan Akibat  Seseorang Mengalami Infeksi Kandung Kemih. Jika menemui gejala-gejala di atas, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter karena jika terjadi komplikasi, maka pengobatan yang dilakukan akan lebih sulit dan memakan waktu yang lebih lama.

Kesehatan Manusia

Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan

 
Sitemap - Privacy Policy - Contact Us
Back To Top