Kamis, 02 Juni 2016

Cara Membersihkan Kotoran yang Ada di Pusar Orang Dewasa

Cara Membersihkan Kotoran yang Ada di Pusar Orang Dewasa_Bagaimana cara menghilangkan kotoran pusar?_Mungkin Anda lebih familiar dengan udel/wudel daripada pusar. Pusar atau udel ini merupakan lubang yang tertutup yang terbentuk sebagai akibat dari bekas tali pusar yang dulunya dipotong begitu lahir. Sebagai sebuah lubang, pusar ini akan terisi oleh daki atau kotoran jika tidak dibersihkan, dan dapat menyebabkan pusar akan berwarna kehitaman dan berbau. Namun, orang zaman dahulu mengatakan bahwa pusar tidak boleh dibersihkan karena dapat mengganggu kesehatan. Hal ini wajar adanya karena kulit lubang pusar ini cenderung lebih tipis dibandingkan kulit di bagian yang lainnya, sehingga jika dibersihkan dengan cara yang salah akan menyebabkan lecet atau infeksi yang mempermudah kuman untuk masuk.  Tetapi hal tersebut tidak akan terjadi selama kita membersihkannya dengan cara yang benar. Nah, dalam artikel kali ini akan dijelaskan mengenai cara yang aman untuk membersihkan pusar supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
Cara Membersihkan Kotoran yang Ada di Pusar Orang Dewasa

Cara Membersihkan Kotoran yang Ada di Pusar/Udel/Wudel Orang Dewasa

1. Membersihkan Pusar Ketika Mandi
Cara membersihkan pusar ketika mandi ini yang pertama yang harus dilakukan adalah mencampurkan air yang masih bersih dengan sabun mandi secukupnya, Anda bisa menggunakan gayung ataupun wadah yang lainnya.

Setelah itu, basahi handuk yang memiliki tekstur lembut dan juga bersih dengan air tadi, kemudian bersihkan area sekitar pusar. Setelah selesai, silahkan keringkan terlebih dahulu dengan menggunakan kain atau bisa juga digantikan dengan tisu atau apapun asalkan tidak berpotensi untuk melukai area pusar.

Kemudian ambil kapas yang bersih dan basahi kapas dengan minyak yang memiliki kandungan vitamin E. Jika kapas telah cukup basah, gunakan kapas tersebut untuk menggosok bagian dalam pusar dengan hati-hati. Keluarkan kotoran yang ada dalam pusar ketika menggosoknya menggunakan kapas tersebut.

Setelah proses pembersihan selesai, selanjutnya adalah seka kembali area pusar Anda, entah itu menggunakan kain lap, tisu atau yang lainnya. Sebagai tambahan Anda dapat mengaplikasikan lotion pelembab pada area di sekitar pusar Anda.

2. Membersihkan Pusar dengan Menggunakan Kapas, Cotton Bud, Tissu atau Handuk yang Lembut

Jika Anda memilih cara ini untuk membersihkan pusar, terlebih dahulu silahkan teteskan minyak kayu putih pada lubang pusar Anda. Diamkan beberapa menit sampai kira-kira kotoran mulai melunak, baru bersihkan pusar Anda dengan menggunakan kapas, cotton bud, tissu ataupun handuk yang lembut. Silahkan dipilih salah satu.

Jika Anda tidak tahan menggunakan minyak kayu putih, Anda bisa menggantinya dengan baby oil atau baby lotion. Caranya sama seperti ketika menggunakan minyak kayu putih, yaitu teteskan baby oil atau baby lotion ini di area sekitar pusar dan juga di dalam pusar.

Biarkan sampai kotoran yang ada di dalam pusar melunak, baru kemudian gunakan kapas, tissu, cotton bud atau handuk yang lembut untuk membersihkannya.

Masih menggunakan media yang sama, Anda juga bisa membersihkan pusar Anda dengan menggunakan jus lemon. Caranya, rendam kapas, misalnya, pada jus lemon yang telah disiapkan, lalu gunakan untuk membersihkan lubang pusar Anda. Jus lemon ini juga dapat membuat bau yang ada di pusar Anda menghilang.

Masih ada bahan lainnya yang bisa Anda manfaatkan untuk membersihkan lubang pusar Anda, yaitu scrub. Anda bisa menggunakan scrub alami seperti gula atau kopi, bahkan Anda bisa menggantinya dengan menggunakan lulur.

Kunci supaya kulit pusar Anda tidak lecet adalah Anda hendaknya melakukan pembersihan dengan hati-hati, dan jangan menggosoknya dengan terlalu keras. Selain itu, pilihlah media pembersihan yang benar-benar tidak berpotensi menyebabkan luka atau lecet pada kulit pusar Anda.

Baca juga:
Demikian artikel yang mengulas tentang cara-cara untuk membersihkan pusar. Semoga dapat menambah wawasan Anda terutama dalam hal membersihkan pusar supaya tidak menimbulkan efek negatif. Semoga bermanfaat.

Kesehatan Manusia

Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan

 
Sitemap - Privacy Policy - Contact Us
Back To Top