Sabtu, 25 Juni 2016

Manfaat BPJS Kesehatan bagi Ibu Hamil

Manfaat BPJS Kesehatan bagi Ibu Hamil_Kabar baik untuk para calon ibu, karena kini BPJS kesehatan telah menyediakan pelayanan kebidanan bagi para ibu hamil. Hal ini dilakukan dalam upaya menjamin serta melindungi para calon ibu, selama dalam masa kehamilan, persalinan serta pasca persalinan.

Adapun beberapa bentuk pelayanan yang ditanggung oleh BPJS, diantaranya:
  • Pelayanan untuk memeriksakan kesehatan ibu dalam rangka menjaga keselamatan ibu dan calon bayi.
  • Persalinan
  • Layanan pemeriksaan bayi yang baru lahir
  • Pelayanan pemeriksaan kehamilan (antenatal care / ANC) 
  • Pemeriksaan setelah melahirkan (postnatal care/ PNC)
  • Pelayanan KB
Manfaat BPJS Kesehatan bagi Ibu Hamil
Untuk pelayanan ANC serta PNC, ibu bisa mendapatkannya di faslilitas kesehatan seperti puskesmas, Dokter rumah atau klinik. Ibu dapat melakukan pemeriksaan pada tempat yang sama kecuali dalam keadaan darurat. Hal ini dilakukan supaya ada keteraturan dalam pencatatan pantograf serta untuk memudahkan urusan administrasi atau klaim terhadap BPJS.

Bagi ibu yang membutuhkan pelayanan ANC pada tingkat lanjutan, bisa dlakukan ketika ada indikasi medis tertentu sehingga ibu diharuskan mendapatkan penanganan lebih lanjut karena membutuhkan fasilitas kesehatan lanjutan.

Untuk urusan persalinan, ibu bisa melakukannya pada fasilitas kesehatan di tingkat pertama. Sementara untuk fasilitas lanjutan, hanya bisa dilakukan  jika ada indikasi darurat. Darurat dalam hal ini adalah ketika ibu mengalami ketuban pecah dini, kajang, pendarahan serta kondisi lain yang jika tidak segera ditangani akan membuat keselamatan bayi serta ibu menjadi terancam.

Ketentuan BPJS bagi calon Ibu
Ada beberapa ketentuan yang harus dipahami oleh calon ibu bagi pengguna BPJS yang antara lain adalah sebagai berikut.

A. Pelayanan untuk perawatan bayi sudah termasuk pada paket persalinan calon ibu. Dalam hal ini, ibu tidak perlu membuat Surat Eligibilitas Peserta (SEP) tersendiri. SEP adalah surat eligibilitas peserta yang digunakan sebagai bukti sah jika calon ibu yang bersangkutan, merupakan salah seorang pengguna BPJS. SEP, bisa diterbitkan pada salah satu fasilitas kesehatan.

B. Bagi para penerima PPU, pada persalinan anak yang pertama hingga yang ketiga, setelah anak lahir, diharuskan untuk segera melapor ke kantor cabang atau bisa pula kantor operasional kabupaten BPJS. Hal ini dilakukan untuk mengurus keikutsertaan sebagai peserta BPJS.

Orang tua juga diharapkan untuk membawa surat keterangan yang menyatakan jika anak telah lahir. Selain itu surat keterangan, Orang tua juga bisa menggunakan akte kelahiran.

C. Proses pendaftaran bagi bayi yang menjadi salah seorang peserta BPJS, harus mengikuti ketentuan yang berlaku sebagai syarat masuknya anggota baru.

Ketentuan di atas, berlaku untuk kelahiran yang normal. Sementara kelahiran dengan faktor penyulit seperti bayi lahir dengan caesar atau berat badan yang rendah, bisa melakukan prosedur yang berikut ini.

1. Bagi bayi yang merupakan peserta PPU dari anak pertama hingga anak yang ketiga.
a. Perawatan bayi bisa langsung dijamin oleh BPJS serta menerbitkan SEP tersendiri.
b. Orang tua diharuskan segera lapor setelah bayinya lahir.
c. Untuk nomor identitas pada kartu peserta, berlaku secara maksimal, 3 bulan.
d. Orang tua diharuskan kembali lapor untuk mengurus kepersertaan dari bayi dengan membawa surat keterangan lahir atau salinan akte kelahiran.
e. Layanan akan dihentikan, jika orang tua tidak melakukan pengurusan terhadap perpanjangan kartu.

2. Bagi bayi yang merupakan peserta BPJS PPU mulai dai anak ke empat dan seterusnya, bagi perintis kemerdekaan, bukan pekerja dan untuk persalinan yang membutuhkan perawatan medis lanjutan.
a.Orang tua diharuskan mendaftarkan bayinya sebagai salah satu peserta BPJS dan membayar iuan lalu melapor pada petugas BPJS.
b. Proses bisa dilakukan maksimal 7 hari sejak kelahiran sang bayi
c. Jika pengurusan peserta dan penerbitan SEP dilakukan di hari kedelapan, maka BPJS tidak menjamin biaya kesehatan bayi.

Pelayanan BPJS di atas, tentu membuat kesehatan ibu dan anak menjadi lebih terjamin sehingga akan sangat membantu bagi masyarakat yang membutuhkan.

Kesehatan Manusia

Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan

 
Sitemap - Privacy Policy - Contact Us
Back To Top