2017-04-23

Penting untuk Diketahui, Ini Dia 7 Keuntungan yang Didapat jika Berhenti Mengkonsumsi Gula

Penting Untuk Diketahui, Ini Dia 7 Keuntungan yang Didapat jika Berhenti Mengkonsumsi Gula_Gula menjadi salah satu pemanis tambahan yang dipilih oleh banyak orang. Penggunaan gula bukan hanya pada pembuatan minuman semata melainkan juga pada banyak jenis makanan. Bahkan pada yogurt, salad ataupun saus pasta sekalipun, yang digadang sebagai asupan sehat, ternyata juga banyak dibubuhi gula sebagai penambah rasanya.
7 Keuntungan yang Didapat jika Berhenti Mengkonsumsi Gula
Seperti yang kita tahu, penggunaan gula tambahan dapat berakibat tidak baik pada kesehatan bahkan menimbulkan gejala lain seperti cemas, gelisah hingga depresi. Inilah kenapa berhenti mengonsumsi gula atau mengkonsumsi dalam porsi yang wajar, merupakan salah satu pilihan tepat yang membuat Anda mendapat banyak keuntungan. Adapun beberapa keuntungan yang dimaksud adalah:

1. Tidak perlu lagi obat jerawat
Tahukah Anda jika peradangan sismetik merupakan pemicu datangnya jerawat? Adapun salah satu penyebab peradangan adalah konsumsi gula berlebih. Menurut studi American Journal of Clinical Nutrition, ketika seorang peminum soda mengonsumsi satu kaleng soda dengan ukuran dua belas ons tiap hari dalam waktu tiga minggu, maka tingkat peradangan akan bertambah hingga  87 %.

2. Terhindar dari penyakit diabetes
Diabetes merupakan salah satu jenis penyakit berbahaya yang harus diwaspadai. Diabetes bukan hanya menimbulkan efek komplikasi pada penyakit yang lebih serius, melainkan juga berakibat pada kematian. Adapun  salah satu penyebab diabetes adalah konsumsi gula berlebih.

Kelebihan gula bisa menimbulkan penumpukan deposit gula di sekitar organ hati. Deposit gula juga berakibat pada resistensi insulin dan merusak kinerja pankreas  dalam memproduksi insulin.

Menurut sebuah studi yang dilakukan pada 175 negara, ditemukan jika konsumsi 150 kalori yang terkandung pada gula membuat seseorang 11 kali lebih mungkin terserang penyakit diabetes tipe-2 dibandingkan dengan konsumsi 150 kalori ataupun lemak.

3. Hati menjadi lebih sehat
Berhenti mengonsumsi gula membuat organ hati menjadi lebih sehat. Dalam hal ini resiko kematian akibat gula serta kalori juga semakin rendah, bahkan tiga kali lipat dibandingkan dengan mereka yang gemar mengonsumsi gula.

Mengonsumsi banyak gula hanya akan menimbulkan resiko meningkatnya kadar insulin yang berakibat pada aktifnya saraf simpatik, detak jantung hingga tekanan darah.

4. Suasana hati yang lebih baik
Sebuah peneltian yang dilakukan di Columbia University menemukan jika seorang wanita yang memiliki pola makan dengan kandungan gula tinggi serta biji-bijian yang diolah, lebih mudah tersinggung, mengalami suasana hati yang tidak seimbang sekaligus mudah merasa cemas.

5. Tidur yang lebih berkualitas
Tahukah Anda jika konsumsi gula tinggi dapat berakibat pada kelesuan di malam hari? Bukan hanya itu, konsumsi gula juga berakibat pada  meningkatnya keinginan untuk tidur di siang hari.

Mengurangi konsumsi gula harian memiliki dampak yang lebih sehat pada kebiasan tidur seperti meningkatnya rasa terjaga di waktu siang dan mudah terlelap saat waktu tidur tiba.

6. Daya ingat lebih baik
Mengonsumsi gula berlebih dapat membuat seseorang menjadi lebih mudah lupa. Selain itu mengonsumsi gula juga dapat berakibat pada rusaknya komunikasi yang terjadi pada sel dalam otak.

Sebuah studi yang diakukan di UCLA, menyatakan jika diet tinggi gula tambahan dapat meningkatkan kemampuan belajar serta mengingat. Hal ini juga menjadi alasan kenapa, berhenti mengonsumsi gula merupakan hal yang tepat untuk dilakukan.

7. Tubuh menjadi lebih ideal
Mengurangi konsumsi gula hingga dua ratus kalori tiap harinya mampu membantu Anda dalam menurunkan berat badan mencapai 4,5 kg dalam waktu 5 - 6 bulan kedepan.

Gula tambahan memiliki banyak pengaruh buruk bagi kesehatan. Sebaliknya ketika konsumsi gula tambahan dihentikan, maka tubuh akan menjadi lebih sehat sekaligus membuat daya ingat menjadi lebih baik.

Artikel Pilihan
Silakan bagikan artikel ke media sosial lewat tombol share di bawah ini:

Kesehatan Manusia

Artikel Kesehatan dan Pendidikan Jasmani

 
Sitemap - Disclaimer - Privacy Policy Contact Us -
Back To Top