2017-04-27

Pengertian Interaksi Obat dan Contoh Interaksi Obat dengan Makanan

Pengertian Interaksi Obat dan Contoh Interaksi Obat dengan Makanan_Pada kesempatan kali ini kami akan menyajikan informasi mengenai pengertian interaksi obat dan contoh interaksi obat dengan makanan. Apa itu pengertian interaksi obat? Dan apa saja contoh interaksi obat dengan makanan? Untuk lebih jelasnya, yuk simak penjelasannya di bawah ini.
Pengertian Interaksi Obat dan Contoh Interaksi Obat dengan Makanan
Pengertian Interaksi Obat dan Contoh Interaksi Obat dengan Makanan

A. Pengertian interaksi obat
Hal yang akan kita bahas terlebih dahulu adalah pengertian interaksi obat. Interaksi obat merupakan reaksi perubahan atau efek yang ditimbulkan apabila suatu obat digabungkan dengan obat, makanan, maupun senyawa kimia lainnya. Interaksi obat ini bisa terjadi antara obat dengan obat ataupun obat dengan makanan.

Interaksi obat dengan obat artinya suatu obat menjadi terpengaruh oleh efek obat lain, bisa bertambah maupun berkurang. Contohnya reaksi obat vicodin dan tylox sebagai obat penghilang rasa sakit.

Sementara interaksi obat dengan makanan merupakan efek yang akan terjadi apabila suatu obat dicampurkan dengan makanan. Sebagai contoh orang yang sedang meminum obat, untuk menghilangkan rasa pahit mereka meminum coca-cola. Maka reaksi yang terjadi yaitu orang tersebut akan mabuk atau bahkan bisa menyebabkan kematian.

B. Contoh interaksi obat dengan makanan
Setelah memahami pengertian interaksi obat, selanjutnya kami akan membahas contoh interaksi obat dengan makanan yang sering kita temui sehari-hari. Apa sajakah itu? Simak baik-baik ulasan di bawah ini.

1. Susu dengan antibiotik
Pernahkah Anda mengonsumsi obat antibiotik seperti amoxilin, ampisilin, dan lain sebagainya? Jika Anda sering mengonsumsi antibiotik tersebut, sebaiknya jangan meminum susu dalam waktu yang bersamaan.

Mengonsumsi antibiotik dan susu dalam waktu yang bersamaan akan membuat tubuh tidak bisa menyerap antibiotik. Akibatnya reaksi antibiotik dalam tubuh tidak bisa bekerja secara maksimal, karena kandungan susu yang menghambat kerja antibiotik.

Jika Anda ingin tetap mengonsumsi susu, maka tunggulah hingga 2 jam setelah Anda mengonsumsi antibiotik, barulah meminum susu. Susu mengandung zat besi, magnesium, dan zink yang akan menghambat penyerapan antibiotik dalam tubuh, apabila Anda mengonsumsinya secara bersamaan.

2. Obat dengan teh
Contoh interaksi obat dengan makanan adalah obat dengan teh. Nah, apabila Anda terbiasa minimum obat dengan air teh, sebaiknya Anda hindari mulai sekarang. Hal tersebut dikarenakan teh mengandung zat tannin yang akan mengikat zat aktif dari obat, yang akan membuat obat sukar di serap tubuh.

3. Obat dengan sayuran yang mengandung vitamin K
Sayuran yang kaya vitamin k seperti brokoli, selada, bayam, dan kubis yang sebainya Anda hindari ketika sedang meminum obat. Vitamin k dapat bereaksi membekukan darah, dan apabila Anda sedang meminum obat untuk melancarkan peredaran darah, maka sebaiknya jangan mengonsumsi sayuran tersebut.

4. Obat dengan alk0h0l
Contoh interaksi obat dengan makanan selanjutnya adalah obat dengan alk0h0l. Tahukah Anda bahwa mengonsumsi alk0h0l dan obat anti histamine seperti obat elergi, batuk, flu, dapat memambah rasa kantuk, serta memperlambat kemampuan mental dan motorik seseorang.

Bahkan mengonsumsi alk0h0l bersamaan dengan parasetamol ternyata dapat menyebabkan pendarahan lambung dan meningkatkan kerusakan hati. Walaupun Anda tidak mengonsumsi alkohol secara langsung, namun sebaiknya Anda menghindari beberapa makanan yang mengandung alkohol seperti tape beras maupun tape ketan saat meminum obat.

Demikian mengenai pengertian interaksi obat dan contoh interaksi obat dengan makanan yang bisa membahayakan kesehatan. Oya, jangan lupa, sebelum meminum obat sebaiknya ketahui terlebih dahulu aturan pakai dan reaksi yang bisa ditimbulkan dengan makanan tertentu. Nah, semoga informasi di atas bermanfaat.

Artikel Pilihan
Silakan bagikan artikel ke media sosial lewat tombol share di bawah ini:

Kesehatan Manusia

Artikel Kesehatan dan Pendidikan Jasmani

 
Sitemap - Disclaimer - Privacy Policy Contact Us -
Back To Top