2017-07-15

Penyebab dan Jenis Sakit Kepala Sebelah

Beberapa penyebab dan jenis sakit kepala sebelah_Migrain atau sakit kepala sebelah bisa dialami oleh siapa saja dan kapan saja. Berdasarkan penelitian yang pernah dilakukan oleh WHO, menemukan fakta dari total populasi manusia yang ada, tiga puluh persen diantaranya pernah mengalami sakit kepala sebelah di mana penderitanya rata-rata berusia 18-65 tahun.

Sakit kepala sebelah bisa terjadi beberapa kali dalam setahun namun juga bisa terjadi dalam beberapa kali dari seminggu, bahkan untuk kondisi yang parah, bisa terjadi setiap hari.

Sampai dengan saat ini, para ahli belum mengetahui dengan pasti penyebab sakit kepala sebelah namun terdapat beberapa hal yang dipercaya/diyakini menjadi pemicu atau menjadi penyebab sakit kepada sebelah. Nah, berikut penjelasan selengkapnya.
Penyebab Sakit Kepala Sebelah
A. Penyebab Sakit Kepala Sebelah 
Meskipun belum ada jawaban yang pasti mengenai penyebab sakit kepala sebelah, namun terdapat beberapa faktor yang diduga menjadi penyebab sakit kepala sebelah diantaranya disebabkan karena kerja otak yang tidak normal sehingga berdampak pada sinyal saraf, zat kimia dalam otak serta pembuluh darah.

Serotonim adalah zat kimia yang terdapat dalam otak, bertugas untuk mengelola rasa sakit dalam sistem saraf menjadi penyebab sakit kepala sebelah. Dan sakit kepala sebelah diyakini terjadi ketika adanya ketidakseimbangan serotonim tersebut.

Nah, berikut adalah beberapa fakor yang menjadi penyebab kadar serotonim dalam tubuh menjadi tidak seimbang sehingga menyebabkan sakit kepala sebelah.

1. Perubahan Kadar Hormon Pada Wanita
Pada saat mengalami menstruasi, kadar hormone esterogen dalam tubuh wanita mengalami penurunan sehingga menjadi penyebab sakit kepala sebelah yang disebut dengan migrain menstruasi yang terjadi dua hari menjelang menstruasi dan tiga hari setelah menstruasi terjadi.

Selain menstruasi, proses wanita memasusuki masa menopauses juga bisa menjadi salah satu penyebab sakit kepala sebelah yang terjadi pada wanita yang akan membaik setelah memasuki masa menopause.

2. Pola Makan Tidak Sehat
Terlalu banyak mengkonsumsi akhohol, produk yang mengandung kafein seperti the dan kopi, jadwal makan yang tidak teratur, dehidrasi, dan beberapa jenis makanan tertentu seperti coklat, jeruk dan keju bisa menjadi salah satu pemicu sakit kepala sebelah.

3. Faktor Lingkungan
Mer0k0k atau berada diruangan yang terlalu banyak asap r0k0*k, aroma yang tajam, cahaya yang terlalu terang, minimnya sirkulasi udara dalam suatu ruangan tertutup, suara bising serta perubahan iklim seperti perubahan kelembapan atau suhu menjadi penyebab sakit kepala sebelah yang bisa terjadi karena faktor lingkungan.

4. Kondisi Emosional
Sakit kepala sebelah dapat disebabkan oleh kondisi emosional dari penderita seperti perasaan cemas, depresi, stress, ketegangan dan emosi yang meluap-luap.

5. Pola Hidup
Pola hidup kurang sehat seperti kurangnya waktu istirahat, ketegangan pada leher dan bahu, kelelahan, jam kerja yang berubah-ubah, postur tubuh dan masih banyak lagi.

6. Obat-obatan
Terdapat beberapa jenis obat-obatan yang menjadi penyebab sakit kepala sebelah seperti obat tidur, pil kontrasepsi, terapi hormone untuk mencegah menopause dan masih banyak lagi.

Dengan menghilangkan kebiasaan buruk dan mulai membangun pola hidup sehat akan menurunkan risiko Anda mengalami sakit kepala sebelah.

B. Jenis Sakit Kepala Sebelah 
Selain rasa sakit, sakit kepala sebelah juga akan membuat penderitanya mengalami rasa mual, muntah dan menjadi sangat sensitif atau peka terhadap cahaya. Migrain ini terbagi menjadi beberapa jenis, berikut penjelasannya.

1. Migrain tanpa Aura
Migrain tanpa aura adalah sakit kepala sebelah yang terjadi begitu saja tanpa menujukan tanda atau gejala sebelumnya. Migrain tanpa aura di diagnosis setelah penderita diketahui telah mengalami sakit kepala sebelah sebanyak lima kali.

2. Migrain dengan Aura
Migrain dengan aura adalah tanda atau gejala yang dirasakan sebelum sakit kepala sebelah terjadi. Tanda atau gejala tersebut bisa berupa masalah penglihatan seperti menjadi sensitif terhadap cahaya, leher terasa kaku dan mengalami kesemutan pada tubuh.

3. Aura Migrain tanpa Sakit Kepala
Aura migraine tanpa sakit kepada kepala terjadi ketika penderita merasakan tanda atau gejalanya namun tidak mengalami sakit kepala sebelah.
Artikel Pilihan
Silakan bagikan artikel ke media sosial lewat tombol share di bawah ini:

Kesehatan Manusia

Artikel Kesehatan dan Pendidikan Jasmani

 
Sitemap - Disclaimer - Privacy Policy Contact Us -
Back To Top